Jerman Mengenalkan Aplikasi Pendeteksi Covid-19 Miliknya

Posted on

Jerman tengah meningkatkan aplikasi pencari contact serta akan menyebabkan peringatan bila pemakai dipastikan positif Covid-19.

Ini berlawanan dengan aplikasi NHS yang berbergantung dengan kejujuran pemakai yang lakukan diagnosis pada diri kita lewat beberapa pertanyaan.

Kepala kesehatan di Inggris menjelaskan quesioner yang diisi itu ialah fakta mereka membuat design yang terpusat walau ada protes dari pemakainya berkaitan permasalahan privacy pemakai.

Di hari Rabu (13/5/2020), Kanselir Jerman, Angela Merkel menjelaskan akan ada akseptasi yang semakin tinggi untuk pendekatan yang dilaksanakan Jerman sebab anonimitasnya semakin tinggi.

Pencarian contact automatis yang ditingkatkan oleh Jerman ini memakai handphone untuk simpan data pemakainya saat ada dalam jarak dekat dalam tempo yang lama.

Bila seorang rupanya terkena virus, peringatan akan diantar pada seseorang yang peluang terkena, memberitahu untuk lakukan tes sendiri
atau masuk ke karantina.

Pada skema yang dipakai dengan mode terpusat sama dengan Inggris, pencocokan contact dilaksanakan lewat server computer jarak jauh. National Siber Security Centre di Inggris menjelaskan ini sangat mungkin teamnya untuk tangkap beberapa orang yang coba salah gunakan aplikasi self-diagnose ini.

Sebaliknya, pada skema yang tidak tersentral sama dengan punya Jerman, proses pencocokan contact dilaksanakan di hp
semasing pemakai dengan cara langsung. Tidak ada pula database untuk mengindentifikasi dengan siapapun beberapa pemakainya telah habiskan waktu.

Koresponden Tehnologi dari BBC News, Rory Cellan-Jones menjelaskan jika NHS ambil efek yang tinggi dengan memperingatkan
pemakai aplikasi saat mereka sudah berkontak sama orang yang cuma memberikan laporan tanda-tanda, belum pasti positif terkena Covid-19.

“Aplikasi ini dapat berjalan cepat serta efisien, atau justru membuat pemakainya kesal sebab bisa banyak masuk pemberitahuan peringatan yang palsu.

Merkel menjelaskan SAP serta Deutsche Telekom, pengembang aplikasi yang dipakai di Jerman, sedang menanti Google serta
Apple untuk meluncurkan software antarmukanya untuk mengakhiri pekerjaan mereka.

BBC News menyampaikan kabar jika dua perusahaan tehnologi Amerika Serikat merencanakan untuk meluncurkan versi jadi dari API mereka secepat-cepatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *